Download di Play Store
  • kei.medika@gmail.com
  • +628117450412
 Artificial Tears untuk Apa? Kapan Mata Membutuhkan Air Mata Buatan?

Artificial Tears untuk Apa? Kapan Mata Membutuhkan Air Mata Buatan?

Pernah merasa mata perih, seperti berpasir, terasa mengganjal, atau cepat lelah setelah bekerja di depan laptop? Keluhan tersebut bisa berkaitan dengan mata kering, yaitu kondisi ketika permukaan mata tidak mendapatkan kelembapan yang cukup atau lapisan air mata tidak bekerja dengan baik.

Salah satu produk yang sering digunakan untuk membantu mengatasi kondisi tersebut adalah artificial tears atau air mata buatan.

Berbeda dari obat tetes mata antibiotik yang digunakan untuk infeksi bakteri tertentu, artificial tears berfungsi terutama untuk memberikan kelembapan dan membantu menjaga permukaan mata tetap nyaman. Produk ini tersedia dalam berbagai formulasi, sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan mata.

Lalu, kapan mata membutuhkan air mata buatan, bagaimana cara menggunakannya, dan apakah produk ini aman digunakan setiap hari?

1. Artificial Tears Digunakan untuk Apa?

Artificial tears adalah sediaan tetes mata yang dirancang untuk meniru sebagian fungsi air mata alami. Produk ini membantu melumasi permukaan mata, mengurangi gesekan saat berkedip, dan meredakan ketidaknyamanan akibat mata kering.

Beberapa manfaat artificial tears antara lain:

a. Membantu mengatasi mata kering

Mata kering dapat terjadi ketika produksi air mata berkurang atau air mata terlalu cepat menguap. Artificial tears membantu menambah kelembapan sehingga mata terasa lebih nyaman.

b. Meredakan rasa perih dan seperti berpasir

Permukaan mata yang kurang lembap dapat menimbulkan sensasi perih, mengganjal, atau seperti ada debu di dalam mata. Air mata buatan dapat membantu mengurangi sensasi tersebut apabila penyebabnya berkaitan dengan mata kering.

c. Mengurangi ketidaknyamanan akibat penggunaan layar

Saat menatap laptop atau ponsel dalam waktu lama, seseorang cenderung berkedip lebih jarang atau tidak sempurna. Akibatnya, air mata lebih mudah menguap dan mata terasa kering.

Artificial tears dapat membantu meredakan keluhan tersebut, meskipun kebiasaan menatap layar dan lingkungan kerja juga perlu diperhatikan.

d. Membantu menjaga kelembapan permukaan mata

Lapisan air mata berperan dalam melindungi permukaan mata dan mendukung penglihatan yang nyaman. Air mata buatan membantu menjaga kelembapan tersebut ketika lapisan air mata alami tidak bekerja optimal.

Namun, artificial tears tidak menyembuhkan semua penyebab mata kering. Jika keluhan berlangsung lama atau berulang, penyebabnya tetap perlu diperiksa.

2. Apa Saja Tanda Mata Membutuhkan Air Mata Buatan?

Tidak semua mata merah atau terasa tidak nyaman membutuhkan artificial tears. Namun, beberapa gejala berikut dapat menunjukkan adanya masalah kelembapan pada mata:

  • Mata terasa kering, perih, atau panas.

  • Mata terasa seperti berpasir atau mengganjal.

  • Penglihatan sesekali kabur dan membaik setelah berkedip.

  • Mata cepat lelah ketika membaca atau menatap layar.

  • Mata terasa tidak nyaman saat berada di ruangan ber-AC.

  • Mata berair berlebihan meskipun terasa kering.

Menariknya, mata kering tidak selalu membuat mata kekurangan air mata secara terlihat. Pada sebagian orang, iritasi akibat mata kering justru memicu keluarnya air mata berlebihan sebagai respons tubuh.

Meski begitu, gejala-gejala tersebut tidak selalu berarti mata kering. Alergi, infeksi, peradangan, dan gangguan mata lainnya juga dapat menimbulkan keluhan serupa.

3. Apa Penyebab Mata Kering?

Mata kering dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi kesehatan tertentu.

a. Terlalu lama menatap layar

Penggunaan komputer, laptop, dan ponsel dalam waktu lama dapat mengurangi frekuensi berkedip. Hal ini membuat lapisan air mata lebih cepat menguap.

b. Paparan AC dan lingkungan kering

Ruangan ber-AC, angin, debu, serta lingkungan dengan kelembapan rendah dapat mempercepat penguapan air mata.

c. Penggunaan lensa kontak

Lensa kontak dapat memengaruhi kestabilan lapisan air mata dan menyebabkan ketidaknyamanan pada sebagian pengguna, terutama jika digunakan terlalu lama atau tidak dirawat dengan benar.

d. Pertambahan usia dan perubahan hormon

Produksi serta kualitas air mata dapat berubah seiring bertambahnya usia. Perubahan hormon juga dapat memengaruhi kondisi permukaan mata.

e. Penggunaan obat tertentu

Beberapa obat dapat berkontribusi terhadap mata kering, misalnya obat antihistamin dan obat tertentu untuk kondisi kesehatan lainnya. Jangan menghentikan obat yang diresepkan hanya karena mengalami mata kering; konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

f. Kondisi kesehatan tertentu

Gangguan pada kelopak mata, peradangan permukaan mata, serta beberapa penyakit autoimun dapat memengaruhi produksi atau kestabilan air mata.

Mengetahui faktor pemicu membantu menentukan cara penanganan yang lebih tepat, bukan hanya mengandalkan tetes mata.

4. Apa Saja Jenis Artificial Tears?

Air mata buatan tersedia dalam beberapa formulasi. Perbedaannya terletak pada bahan pelumas, kekentalan, serta ada atau tidaknya bahan pengawet.

a. Artificial tears berbentuk cair

Sediaan cair umumnya mudah digunakan untuk keluhan mata kering ringan hingga sedang. Beberapa produk mengandung bahan seperti carboxymethylcellulose, hypromellose, atau polyethylene glycol yang membantu melumasi permukaan mata.

b. Artificial tears tanpa bahan pengawet

Produk preservative-free tidak mengandung bahan pengawet tertentu yang biasa digunakan dalam tetes mata multidosis. Pilihan ini dapat dipertimbangkan bagi orang yang membutuhkan tetes mata berulang kali, memiliki mata sensitif, atau mengalami iritasi akibat bahan pengawet.

Produk tanpa pengawet tersedia dalam kemasan sekali pakai maupun sistem kemasan khusus. Ikuti petunjuk kemasan mengenai cara penggunaan dan penyimpanannya.

c. Artificial tears berbentuk gel

Gel biasanya lebih kental sehingga dapat memberikan kelembapan lebih lama. Namun, produk ini dapat menyebabkan penglihatan kabur sementara setelah digunakan, sehingga waktu pemakaian perlu disesuaikan dengan aktivitas.

d. Salep pelumas mata

Salep umumnya lebih kental daripada tetes mata dan dapat digunakan untuk membantu mengurangi kekeringan, terutama pada malam hari jika sesuai dengan anjuran tenaga medis. Karena dapat mengaburkan penglihatan sementara, penggunaannya biasanya disesuaikan dengan waktu istirahat.

Tidak ada satu jenis artificial tears yang paling cocok untuk semua orang. Pemilihan produk sebaiknya mempertimbangkan tingkat keluhan, frekuensi pemakaian, sensitivitas mata, dan kebutuhan aktivitas sehari-hari.

5. Apakah Artificial Tears Boleh Digunakan Setiap Hari?

Artificial tears dapat digunakan secara rutin sesuai petunjuk produk atau rekomendasi tenaga medis. Namun, frekuensi pemakaian yang sesuai bergantung pada jenis produk dan kondisi mata.

Jika membutuhkan tetes mata berkali-kali dalam sehari, produk tanpa bahan pengawet sering kali lebih sesuai untuk dipertimbangkan. Penggunaan produk yang mengandung bahan pengawet secara berlebihan dapat menimbulkan iritasi pada sebagian orang.

Perhatikan beberapa hal berikut:

  • Gunakan produk sesuai petunjuk pada kemasan.

  • Jangan menyentuhkan ujung botol ke mata, jari, atau permukaan lain.

  • Jangan berbagi obat tetes mata dengan orang lain.

  • Perhatikan tanggal kedaluwarsa dan batas waktu penggunaan setelah kemasan dibuka.

  • Hentikan pemakaian dan konsultasikan dengan tenaga medis jika muncul iritasi yang memburuk atau reaksi yang tidak biasa.

Apabila mata kering berlangsung terus-menerus, sering kambuh, atau tetap mengganggu meskipun sudah menggunakan artificial tears, pemeriksaan diperlukan untuk mencari penyebabnya.

6. Apakah Artificial Tears Bisa Mengatasi Mata Merah?

Artificial tears dapat membantu meredakan kemerahan apabila keluhan tersebut berkaitan dengan mata kering atau iritasi ringan. Namun, produk ini bukan solusi untuk semua penyebab mata merah.

Mata merah juga dapat disebabkan oleh alergi, infeksi, peradangan, cedera, atau kondisi lain yang membutuhkan penanganan berbeda.

Karena itu, jangan menyamakan artificial tears dengan tetes mata yang mengandung antibiotik, kortikosteroid, atau bahan untuk mengurangi kemerahan. Setiap jenis obat memiliki fungsi, manfaat, dan risiko yang berbeda.

Jika mata merah disertai nyeri hebat, sensitif terhadap cahaya, penurunan penglihatan, cedera mata, atau penggunaan lensa kontak disertai rasa sakit dan kemerahan, segera cari pemeriksaan medis. Jangan hanya mengandalkan air mata buatan untuk mengatasi gejala tersebut.

7. Bagaimana Cara Menggunakan Artificial Tears dengan Benar?

Penggunaan yang benar membantu menjaga kebersihan produk dan mengurangi risiko kontaminasi.

Berikut langkah umum yang dapat dilakukan:

  1. Cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

  2. Periksa nama produk, tanggal kedaluwarsa, dan petunjuk penggunaannya.

  3. Dongakkan kepala sedikit dan tarik kelopak mata bawah dengan lembut.

  4. Teteskan jumlah yang dianjurkan tanpa menyentuhkan ujung botol ke mata.

  5. Tutup mata dengan lembut setelah obat diteteskan.

  6. Jika menggunakan lebih dari satu jenis tetes mata, beri jeda sesuai petunjuk produk atau arahan tenaga medis.

  7. Tutup kembali kemasan dan simpan sesuai instruksi.

Jika menggunakan lensa kontak, periksa petunjuk produk untuk memastikan apakah artificial tears dapat digunakan saat lensa masih terpasang. Tidak semua formulasi cocok digunakan bersama lensa kontak.

Jangan menggunakan tetes mata milik orang lain atau produk yang kemasannya rusak maupun sudah melewati batas waktu pemakaian setelah dibuka.

8. Selain Artificial Tears, Bagaimana Cara Menjaga Mata Tetap Lembap?

Air mata buatan dapat membantu mengurangi keluhan, tetapi perubahan kebiasaan juga berperan penting dalam menjaga kenyamanan mata.

Beberapa langkah yang dapat dicoba antara lain:

a. Terapkan aturan istirahat saat menatap layar

Beristirahatlah secara berkala dari layar dan sesekali lihat objek yang jauh. Kebiasaan ini membantu mengurangi ketegangan mata akibat aktivitas jarak dekat dalam waktu lama.

b. Biasakan berkedip secara penuh

Saat fokus bekerja, seseorang sering kali berkedip lebih jarang atau tidak sempurna. Mengingatkan diri untuk berkedip secara teratur dapat membantu menjaga penyebaran air mata di permukaan mata.

c. Hindari hembusan AC langsung ke wajah

Atur arah ventilasi agar udara tidak terus-menerus mengenai mata. Jika lingkungan sangat kering, penggunaan pelembap udara dapat dipertimbangkan.

d. Perhatikan penggunaan lensa kontak

Ikuti jadwal pemakaian, pembersihan, dan penggantian lensa sesuai petunjuk. Jangan tidur menggunakan lensa kontak kecuali memang dirancang untuk penggunaan tersebut dan direkomendasikan oleh tenaga profesional.

e. Lakukan pemeriksaan jika keluhan berulang

Mata kering yang terus-menerus dapat berkaitan dengan masalah kelopak mata, kualitas air mata, atau kondisi kesehatan tertentu. Pemeriksaan membantu menentukan apakah dibutuhkan penanganan tambahan.

9. Pemeriksaan Keluhan Mata di Klinik Kei Medika Jambi

Mata kering sering dianggap sebagai keluhan ringan, terutama ketika muncul setelah bekerja di depan komputer atau berada di ruangan ber-AC. Namun, keluhan yang berulang sebaiknya tidak terus-menerus ditangani sendiri tanpa mengetahui penyebabnya.

Klinik dan Homecare Kei Medika di Jambi dapat menjadi salah satu pilihan untuk berkonsultasi mengenai keluhan kesehatan dan memperoleh arahan pemeriksaan yang sesuai. Jika gejala mengarah pada gangguan mata yang memerlukan pemeriksaan khusus, pasien dapat diarahkan ke dokter mata atau fasilitas kesehatan dengan layanan yang relevan.

Sebelum berkonsultasi, catat keluhan yang dirasakan, kapan gejala muncul, seberapa sering menggunakan layar, apakah memakai lensa kontak, serta produk tetes mata yang telah digunakan. Informasi tersebut dapat membantu tenaga medis memahami kondisi dan menentukan langkah selanjutnya.

Apabila muncul nyeri mata berat, gangguan penglihatan mendadak, atau kemerahan yang disertai gejala serius, jangan menunda pemeriksaan.

Penutup

Artificial tears atau air mata buatan digunakan untuk membantu melembapkan permukaan mata dan meredakan gejala mata kering. Produk ini dapat bermanfaat ketika mata terasa perih, seperti berpasir, cepat lelah, atau tidak nyaman akibat berkurangnya kelembapan.

Meskipun tersedia secara luas, pemilihan artificial tears tetap perlu memperhatikan kandungan, bahan pengawet, frekuensi penggunaan, dan kondisi mata. Air mata buatan juga tidak dapat menggantikan pemeriksaan apabila keluhan disebabkan oleh infeksi, peradangan, cedera, atau gangguan mata lainnya.

Jika mata sering kering atau keluhan tidak membaik, konsultasikan dengan tenaga medis agar penyebabnya dapat diketahui dan penanganannya sesuai kebutuhan.


 

Reservasi

Klinik Kei Medika

WhatsApp : 0811-7450-412
Instagram : @keimedika
Facebook : kei medika
TikTok : kei_medika
YouTube : Kei Medika Official
Website :
www.keimedika.com

Silakan hubungi untuk konsultasi kesehatan sesuai kebutuhan Anda.

 Revita Paulina Putri
Revita Paulina Putri
Digital Marketing
  • Kategori: Farmasi
  • Tags: artificial tears untuk apa, air mata buatan, obat tetes mata kering, cara mengatasi mata kering, pen