Bila Anda belum pernah mengunjungi psikolog sebelumnya, pertanyaan mengenai privasi hidup anda pun pasti muncul dalam pikiran. Agar akar masalah ditemukan, anda harus jujur dan terbuka soal masalah pribadi anda kepada psikolog. Faktanya adalah menjaga rahasia adalah bagian dari kode etik bagi psikolog maupun psikiater. Psikolog sangat paham tentang beban pikiran yang menghantui anda.maka dari itu, penderita gangguan mental membutuhkan tempat yang nyaman untuk bercerita. Psikolog sangat menghargai privasi anda. Bahkan info tentang keluhan anda akan tersimpan dengan aman tanpa seorangpun yang mengetahui kecuali psikolog anda. Bahkan saat pertemuan pertama dengan psikolog, beberapa psikolog akan memberikan detail tentang peraturan penanganan privasi pasiennya. Namun ada beberapa keadaan yang menyebabkan psikolog membocorkan beberapa info terkait pasiennya. Salah satunya adalah bila anda ada tendensi untuk melakukan bunuh diri atau kecenderungan untuk melukai diri sendiri,maka psikolog akan memberitahukannya ke orang terdekat yang anda percayai. Hal Ini dilakukan semata-mata untuk melindungi anda. Psikolog juga membuka informasi pribadi anda bila anda mengalami kejadian yang merugikan. Beberapa diantaranya adalah saat anda ditelantarkan, dilecehkan, dan mendapat perlakuan kekerasan. Hal Ini juga berlaku bila anda memiliki kecenderungan ataupun telah menelantarkan atau memberikan kekerasan pada anak anda ataupun orang lain. Bila kejadian itu masih berlanjut, maka psikolog bisa saja mem laporan ke pihak berwajib. Selain itu psikolog juga dapat membeberkan tentang gangguan mental anda bila dibutuhkan. Contohnya adalah bila anda melakukan Tindakan yang melanggar aturan, maka psikolog akan membeberkan tentang gangguan mental yang anda id apke meja hakim melalui prosedur yang telah diatur. Namun selain hal itu semua, maka anda tidak perlu khawatir tentang kerahasiaan gangguan mental anda yang dimiliki oleh psikolog. Bahkan bila anda mengakses layanan psikolog lewat asuransi Kesehatan di tempat anda bekerja, maka pimpinan maupun teman kerja anda tidak akan mengetahui hal ini. Pada Beberapa Negara, ada batas umur tertentu agar bisa mengunjungi psikolog anda sendirian tanpa diharuskan bagi orang tua anda untuk mengetahuinya. Bila Anda di bawah batas umur tersebut, maka diwajibkan mengunjungi psikolog bersama orang tua anda. Bahkan psikolog akan menempatkan anda dan orang tua anda di ruangan yang sama selama sesi wawancara. Sedangkan bila anda berada di atas batas umur yang ditentukan, maka psikolog tidak memiliki wewenang untuk menghubungi orang-orang yang terhubung dengan anda. Jika anda membutuhkan layanan Psikolog bisa pesan di Kei Medika melalui web atau download aplikasi Kei Medika. Referensi: https://www.apa.org/topics/ethics/confidentiality https://www.simplepractice.com/blog/therapist-break-confidentiality/