Download di Play Store
  • kei.medika@gmail.com
  • +628117450412
Folic Acid untuk Apa? Mengapa Sering Dibahas dalam Kehamilan?


Folic Acid untuk Apa? Mengapa Sering Dibahas dalam Kehamilan?

Folic acid atau asam folat merupakan salah satu bentuk vitamin B9. Vitamin ini dibutuhkan tubuh untuk membantu pembentukan sel-sel baru dan berbagai proses pertumbuhan serta perkembangan.

Asam folat menjadi sangat penting dalam kehamilan karena pada masa awal perkembangan janin terjadi pembentukan berbagai struktur tubuh dengan sangat cepat. Salah satunya adalah tabung saraf yang nantinya berkembang menjadi otak dan tulang belakang bayi. (cdc.gov)

Apa Bedanya Folat dan Folic Acid?

Folat dan folic acid sering digunakan secara bergantian, tetapi sebenarnya keduanya tidak sepenuhnya sama.

Folat merupakan istilah umum untuk berbagai bentuk vitamin B9, termasuk folat yang secara alami terdapat dalam makanan. Sementara itu, folic acid atau asam folat merupakan bentuk vitamin B9 yang digunakan dalam suplemen dan makanan yang telah difortifikasi. (cdc.gov)

Keduanya berkaitan dengan kebutuhan vitamin B9 tubuh, tetapi dalam konteks pencegahan cacat tabung saraf, asam folat merupakan bentuk yang telah terbukti membantu menurunkan risikonya. (cdc.gov)

Apa Fungsi Asam Folat bagi Tubuh?

Asam folat membantu tubuh membuat sel-sel baru. Proses ini penting karena tubuh terus menghasilkan dan memperbarui berbagai jenis sel, termasuk sel darah.

Vitamin B9 juga berperan dalam proses pembentukan dan perkembangan materi genetik serta pembelahan sel. Karena itu, kebutuhan folat menjadi semakin penting ketika tubuh mengalami pertumbuhan sel yang cepat, termasuk selama kehamilan. (cdc.gov)

Kekurangan folat juga dapat berhubungan dengan jenis anemia tertentu yang disebut anemia megaloblastik.

Mengapa Asam Folat Sangat Penting dalam Kehamilan?

Salah satu alasan utamanya adalah perkembangan tabung saraf terjadi sangat awal dalam kehamilan.

Tabung saraf merupakan struktur awal yang kemudian berkembang menjadi otak dan tulang belakang. Struktur ini mulai terbentuk dan menutup pada minggu ketiga hingga keempat kehamilan, sehingga proses tersebut dapat terjadi bahkan sebelum seseorang menyadari bahwa dirinya sedang hamil. (cdc.gov)

Asupan asam folat yang cukup sebelum dan pada awal kehamilan dapat membantu mencegah beberapa cacat tabung saraf, termasuk spina bifida dan anensefali. (cdc.gov)

Inilah salah satu alasan mengapa asam folat tidak hanya dianjurkan setelah seseorang mengetahui dirinya hamil.

Kenapa Asam Folat Dianjurkan Sebelum Hamil?

Karena perkembangan tabung saraf terjadi sangat dini.

CDC merekomendasikan perempuan yang dapat hamil mendapatkan 400 mikrogram (mcg) asam folat setiap hari untuk membantu mencegah cacat tabung saraf. Asam folat sebaiknya sudah dikonsumsi setidaknya satu bulan sebelum kehamilan dan dilanjutkan pada awal kehamilan. (cdc.gov)

NHS juga merekomendasikan 400 mcg setiap hari sejak sebelum hamil hingga usia kehamilan 12 minggu. (nhs.uk)

Jadi, menunggu sampai tes kehamilan menunjukkan hasil positif bukan selalu waktu yang ideal untuk baru mulai memperhatikan kebutuhan asam folat.

Apakah Semua Ibu Hamil Membutuhkan Dosis Asam Folat yang Sama?

Tidak selalu.

Dosis umum yang direkomendasikan untuk perempuan yang dapat hamil adalah 400 mcg per hari. Namun, pada kondisi tertentu yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap cacat tabung saraf, dokter dapat merekomendasikan dosis yang lebih tinggi. Misalnya, CDC mencantumkan rekomendasi 4.000 mcg per hari untuk perempuan yang sebelumnya pernah mengalami kehamilan dengan cacat tabung saraf, dimulai satu bulan sebelum kehamilan dan dilanjutkan selama tiga bulan pertama. (cdc.gov)

Dosis tinggi seperti ini tidak sebaiknya digunakan atas keputusan sendiri. Kebutuhan dan dosis perlu ditentukan bersama tenaga kesehatan berdasarkan kondisi masing-masing.

Apakah Asam Folat Hanya Dibutuhkan Saat Hamil?

Tidak.

Folat tetap dibutuhkan tubuh meskipun seseorang tidak sedang hamil karena berperan dalam pembentukan sel baru dan berbagai proses tubuh.

Namun, perhatian terhadap asam folat menjadi lebih besar pada perempuan yang sedang merencanakan kehamilan atau memiliki kemungkinan untuk hamil karena kebutuhan yang cukup sebelum dan selama awal kehamilan berhubungan dengan pencegahan cacat tabung saraf. (cdc.gov)

Dari Mana Asam Folat Bisa Didapatkan?

Folat secara alami dapat ditemukan dalam berbagai makanan, seperti sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, lentil, kacang polong, dan buah-buahan tertentu termasuk jeruk. Asam folat juga dapat ditemukan dalam suplemen dan beberapa makanan yang telah difortifikasi. (cdc.gov)

Pola makan yang berag

 Revita Paulina Putri
Revita Paulina Putri
Digital Marketing
  • Kategori: Farmasi
  • Tags: folic acid untuk apa, asam folat untuk ibu hamil, manfaat asam folat, vitamin B9, asam folat sebelu