Secara umum,pemberian pijatan sangat baik bagi tubuh. Namun ternyata ibu hamil pun juga dapat merasakan manfaat ini. Saat hamil, tubuh ibu akan cenderung merasakan tidak nyaman akibat gejolak hormon yang aktif saat hamil. Perasaan tidak nyaman tersebut dapat ditimbulkan lewat fisik maupun mental seperti nyeri otot,nyeri panggul,hingga sauna hati yang selalu berubah-ubah. Anda dapat melakukan pijat ini pada trimester pertama hingga ketiga tergantung anjuran dokter anda. Namun sebagian besar info menunjukkan bahwa pijat ini sebaiknya dilakukan setelah melewati trimester pertama guna mencegah terjadinya keguguran. Manfaat yang akan dirasakan ibu hamil karena pijatan ini adalah: Meringankan nyeri kaki dan punggung – nyeri yang dirasakan saat hamil umumnya disebabkan karena tegang otot. Pijat yang diberikan dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan ini. Sehingga otot yang tegang akan kembali rileks. Selain itu, pijat juga dapat melancarkan sirkulasi darah. Mengatur hormon pengurang stres – pemberian pijat dan terapi dapat merubah hormone yang berkaitan dengan perasaan relaksasi dan stress secara drastis. Ibu hamil yang melakukan pijat setiap minggu ternyata mengalami penurunan hormon stress yaitu norepinephrine dan kortisol. Sedangkan hormone dopamine dan serotonin jumlahnya meningkat.stres yang terkendali dengan baik akan mencegah gangguan-gangguan berikutnya seperti insomnia dan suasana hati yang buruk. Mengurangi pembengkakan – pembengkakan sendi atau edema juga kerap terjadi saat hamil. Hal ini juga dirasakan karena kurangnya sirkulasi darah dan meningkatnya tekanan pembuluh darah di uterus. Pemberian pijat berfungsi dalam menstimulasi jaringan agar tidak mengumpulkan cairan lagi pada bagian tubuh yang bengkak. Mengurangi nyeri menjelang dan saat persalinan – sebelum masanya bersalin,ibu hamil juga merasakan skiatika atau sciatic nerve pain. Skiatika adalah nyeri yang dirasakan saat Rahim memberi tekanan pada panggul dan punggung belakang. Tekanan ini menyebabkan ketegangan otot pada kaki sehingga terjadi nyeri dan pembengkakan. Pijat ini berperan dengan cara melemaskan otot yang tegang tersebut. Melancarkan proses kelahiran – pemberian pijatan perineal dapat melenturkan jaringan yang mengelilingi saluran kelahiran. Perineal Adalah pijatan yang diberikan pada daerah perineum,yaitu bagian di antara otot vagina dan anus yang terhubung dengan otot dasar panggul. Terlebih jika dilakukan dengan rutin saat satu bulan sebelum melahirkan, maka akan meningkatkan proses kelahiran dengan meminimalisir resiko episiotomi. Mengurangi resiko episiotomi - Episiotomi adalah trauma yang berhubungan dengan proses kelahiran anak. Gerakan pijat dapat meringankan dan melenturkan jaringan yang mengelilingi jalur kelahiran. Namun pijat tidak dapat dilakukan pada ibu hamil yang mengalami gangguan perdarahan, konsumsi pengencer darah, trombositopenia, gangguan atau kerusakan kulit, thrombosis, patah tulang, infeksi, osteoporosis, hipertensi, ataupun setelah melakukan operasi. Selain itu penderita beberapa gangguan penyakit seperti preeklampsia, plasenta previa, diabetes mellitus gestasional (diabetes saat melahirkan), dan kehamilan berisiko tinggi juga tidak dapat melakukan layanan pijat ini. Untuk itu, ketahuilah masalah pada tubuh anda sebelum memutuskan untuk menggunakan layanan pijat ini. Bagi anda yang ingin melakukan pijat saat hamil, berkonsultasilah dahulu kepada dokter terkait agar diberi masukan serta arahan yang sesuai. Untuk Menikmati layanan pijat ibu hamil, anda bisa menghubungi Kei Medika dari rumah lewat aplikasi ataupun dengan memesan lewat website Kei Medika lewat link berikut. Petuga Kei Medika siap mengunjungi rumah anda untuk melakukan pijat ibu hamil ini dengan nyaman. Referensi: https://www.amtamassage.org/resources/massage-and-health/medical-treatments/pregnancy-and-massage/ https://www.verywellhealth.com/pregnancy-massage-benefits-contraindications-and-safety-5190485 https://utswmed.org/medblog/massage-pregnancy-guidelines/ https://www.verywellfamily.com/pregnancy-massage-what-you-need-to-know-89742