AmoxillineAllopurinolAmbroxolAmlodipineAntasida DeonAsam MefenamatAnelatSalbutamolCalcivarCalortusinCandersatanCavicurCaviplexCefixime 200 mgCefixime 100 mgCiprofloxacinComvit DCTMDexamethasoneDomperidoneEntrostopEperisonGabapentinGlukosamineHeliximeIbuprofenLansoprazoleLevovarMecobelamineMetforminMethylprednisoloneMetronidazoleMyoresNatrium DiclofenakNeurobion tabletNeurobion injesiOmeprazoleOndansetronOsteocalParaceamolPrednisoneRanitidineSanadryl syirupSanmol DropSanmol syirupSucralfate sirupThrombophobImboost tabletBufacarylSalep VoltadexCefixime SyirupDexamethasone salepPregabalinZink SyirupSoldextamPiracetamCiticollinRamoxyl SyrupLoperamideL-coreAspiletAmitripilinAtorvastatinSalep lafalusOxcalOspion plusCarnitenSolaneuron
Gabapentin
Gabapentin adalah obat untuk meredakan kejang pada penderita epilepsi. Selain untuk meredakan kejang, gabapentin juga digunakan untuk meredakan nyeri saraf yang muncul setelah mengalami herpes dan sindrom kaki gelisah. Gabapentin termasuk ke dalam jenis obat antikonvulsan atau antikejang.
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Antikejang dan pereda nyeri neuropati |
| Manfaat | Meredakan kejang, sindrom kaki gelisah, dan nyeri neuropati akibat herpes |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak-anak usia ?6 tahun |
| Gabapentin untuk ibu hamil dan menyusui | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.Gabapentin dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter. |
| Bentuk obat | Kapsul |
Dosis dan Aturan Pakai Gabapentin
Berikut adalah dosis umum penggunaan gabapentin berdasarkan kondisi yang ingin diatasi:
Kondisi: Kejang akibat epilepsi
- Dewasa: 300 mg 1 kali sehari pada hari pertama, 300 mg 2 kali sehari pada hari kedua, dan 300 mg 3 kali sehari pada hari ketiga. Dosis dapat ditingkatkan 300 mg setiap 2–3 hari, tergantung pada respons pasien terhadap obat. Dosis harian umumnya 900–3.000 mg per hari, dibagi dalam 3 dosis.
- Anak-anak usia ?6 tahun: Dosis awal 10–15 mg/kgBB. Dosis dapat ditingkatkan setiap 3 hari hingga mencapai dosis yang efektif. Dosis maksimal 50 mg/kgBB.
Kondisi: Nyeri saraf setelah herpes
- Dewasa: 300 mg 1 kali sehari pada hari pertama, 300 mg tiap 12 jam pada hari kedua, dan 300 mg tiap 8 jam pada hari ketiga. Dosis selanjutnya dapat ditambahkan sesuai kebutuhan hingga maksimal 600 mg setiap 8 jam.
Kondisi: Sindrom kaki gelisa
- Dewasa: 100–300 mg per hari, diminum 2 jam sebelum tidur. Dosis dapat ditambahkan setiap 2 minggu sampai gejala berkurang.
